Ahok di laporkan FPI terkait dugaan korupsi

Ahok di laporkan FPI terkait dugaan korupsi

Gubernur Jakarta basuki Tjahaja Purnama atau lebih di kenal Ahok di laporkan ke Polda metro jaya oleh KH Ja’far Shodiq Wakil ketua Umun Front pembela islam atau FPI terkait dugaan korupsi, Ja’far shodiq mnegatakan bahwa terdapat 3 kasus dugaan korupsi yang di lakukan Gubernur jakarta tersebut.

Pada ketiga kasus tersebut adalah terkait kasus nilai penetapan penyertaan modal penyerahan aset Pemprov DKI pada BUMD Transjakarta berupa aset tanah dengan luas 230 meter persegi uuntuk apartemen dan untuk beli luas tanah untuk RS Sumber waras.

“Gubernur DKI tiga kasus, pertama nilai penetapan penyertaan modal penyerahan aset pemprov kepada PT TJ BUMD Transjakarta nilainya Rp 1,6 triliun. Kemudian penyerahan aset Pemprov berupa luas tanah 230 meter apartemen nilai Rp 8,5 miliar, dan pengadaan RS sumber waras, dijual pihak lain sekarang diambil Pemprov awalnya Rp 15 juta sekarang Rp 20 juta per meter,” kata Ja’far usai bertemu Kapolda Metro Irjen Tito Karnavian di Polda Metro Jaya, Senin (7/9)

Dan lagi Menurutnya, pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras ada indikasi penyimpangan. Sebab, laporan dari audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) telah menemukan bukti-bukti kasus tersebut.

“Diduga yang 5 juta ini ada yang main kaki-kaki tangannya. Ujungnya duitnya masuk ke kas daerah, itu (Ahok) yang mulutnya comberan yang bilangnya anti korupsi, data kita diambil dari BPK. Kita sebagai warga Jakarta melaporkan ke Polda,” kata Ja’far.

Terkait laporan dugaan korupsi ini, kata Ja’far, Kapolda Metro Jaya akan membaca laporan dan akan berkonsultasi dengan pihak BPK terkait laporan dugaan korupsi yang dilaporkan.

“Tadi dikonsultasikan ke Polda Metro, surat diantarkan ke Kapolda, besok ada yang melaporkan lagi, ini baru awal. Ya ini BPK audit, BPK kan lebih banyak bukti-buktinya,” tukas dia.