Jejak pelaku pembunuhan di pulomas terekam di video cctv berikut ini

Ramlan Butarbutar dan komplotannya ternyata pelaku pembunuhan di rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Aksi mereka terekam CCTV. Begini penampakannya:

Sejumlah rekaman CCTV kejadian ini beredar di akun berbagi video Youtube dan juga Facebook seperti dilihat detikcom, Rabu (28/12/2016). Ramlan yang mengenakan kemeja putih terlihat menjadi pelaku yang pertama kali masuk ke rumah mewah di Jl Pulomas Utara No 7A, Pulogadung, Jakarta Timur, itu.

Di video tersebut, Ramlan, residivis yang memiliki nama alias ‘Pincang’ ini nampak dengan mudah masuk ke dalam rumah bersama komplotannya. Pagar rumah mewah itu nampak tidak digembok.

Ramlan dalam rekaman video CCTV itu nampak bersama 2 rekannya masuk ke dalam rumah. Ramlan dan seorang rekannya menenteng pistol dan satu orang lainnya membawa golok.

Ramlan nampak memberi komando kepada komplotannya untuk mengumpulkan penghuni rumah. Para penghuni rumah yang terlihat ketakutan dikumpulkan di dekat sofa di ruang tamu. Mereka semua lalu digiring ke dalam kamar mandi.
Ramlan dan rekannya Erwin Situmorang disergap polisi di Tambun, Bekasi, sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB. Ramlan tewas ditembak karena melakukan perlawanan. Dua pelaku lainnya masih diburu bernama Yus Pane dan seorang bermarga Sinaga.

Peristiwa perampokan ini terjadi di rumah Ir Dodi Triono (59) di Jl Pulomas Utara No 7A, Pulogadung, Jakarta Timur. Dodi disekap bersama 10 orang termasuk 3 anaknya serta pembantu dan 2 orang sopirnya sejak Senin (26/12) sore, hingga akhirnya diketahui pada Selasa (27/12) pagi. Mereka disekap di sebuah toilet berukuran sekitar 2×1 meter.

Karena toilet itu sempit dan udara yang minim, 6 orang akhirnya tewas. Mereka adalah Ir Dodi Triono, dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) serta Dianita Gemma Dzalfayla (9). Lalu Amalia Calista alias Amel (teman anak korban) dan Sugiyanto alias Yanto (sopir) serta Tarso (sopir).

Sementara 5 orang korban luka adalah pembantu rumah tangga (PRT) Emi (41) dan anaknya Zanette Kalila Azaria (13). Lalu PRT Santi (22), serta dua orang baby sitter atas nama Fitriani (23) dan Windy (23). Dari foto-foto yang beredar, ada darah di tubuh sejumlah korban tewas. Diduga mereka dianiaya sebelum ditumpuk di dalam kamar mandi.

BACA JUGA : DETIK DETIK PERISTIWA PEMBUNUHAN SADIS DI PULOMAS