KASIHAN , Pria Tua Penderita Stroke Jadikan Bekas Pos Polisi untuk Rumah, Ia Hidup dari Belas Kasihan Orang

Posted on

Seorang pria tua penderita stroke di Madiun, Jawa Timur, hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan tiga tahun ini.

Ia tinggal di bangunan bekas pos polisi yang hanya beratapkan terpal, untuk berlindung dari panas ataupun hujan.

Cerita soal pria tua tersebut sudah beredar viral sejak beberapa hari lalu.

Salah satunya dibagikan oleh netizen Yuni Rusmini pada Jumat (6/1/2017).

Seperti dikutip dari postingan Yuni, pria malang itu tinggal di bekas pos polisi Lemah Abang, Saradan, Madiun, Jawa Timur.

Pria tersebut hanya mengandalkan belas kasihan orang untuk makan karena kondisi badan yang sudah lumpuh.

Berikut postingan lengkap Yuni.

Buat sahabat FBku yang tinggal di daerah Madiun dan sekitarnya, atau sering lewat jalan ini, tolong berhenti, singgah, atau kasih sedikit makanan atau minuman pada kakek ini. Atau mungkin bantu share syukur bisa menghubungi Dinsos setempat agar kakek ini bisa hidup dengan layak di hari tuanya seperti kakek-kakek yang lain. Terima kasih.

Gubuk kecil bekas pos polisi ini menjadi tempat bernaung kakek, selama kurang lebih 3 tahun. Dengan kondisi stroke, kakek harus bertahan hidup dari belas kasihan orang lain. Tidak selalu mendapatkan makanan, terkadang kakek harus menahan lapar.

Belum ada tindakan dan perhatian dari pemerintah setempat, karena memang belum tau atau sudah tau tapi belum ada rasa untuk peduli. Tolong bantu diinfokan supaya kakek segera mendapatkan pertolongan dan perawatan. Kasihan kakek ini yang bertahun-tahun hidup terlantar dan terlunta-lunta dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Beliau Berada di bekas Pos polisi Lemah Abang Saradan Madiun .

Arah-arahnya Kalau dari Nganjuk, setelah pom bensin Petung (Waduk Bening) lurus saja, nanti ada bekas pos polisi Lemah Abang yang ada Pembangunan tol. Kakek ini ada di pos situ,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Senin (8/1/2017), Yuni mengatakan bahwa pria tersebut bernama Jani.

Tak diketahui secara pasti berapa umur dan dari mana asalnya karena tidak memiliki identitas sama sekali.

Mbah Jani katanya, juga kesulitan untuk diajak berkomunikasi.

Meskipun belum lama ini beberapa orang datang untuk membantu dan membenarkan terpal bekas pos polisi itu, tetapi pihak terkait belum juga membantunya.

“Asal-usul gak ada yang tahu karena di situ sepi jauh dari keramaian. Bisa juga sengaja dibuang orang atau orang kesasar juga enggak tahu,” tutur Yuni.

Sumber : jogja.tribunnews.com/2017/01/09/pria-tua-penderita-stroke-jadikan-bekas-pos-polisi-untuk-rumah-ia-hidup-dari-belas-kasihan-orang

Menarik untuk di baca :