ISIS meluncurkan mata uang Dinar Dirham untuk perangi Dollar AS

Posted on

ISIS meluncurkan mata uang Dinar Dirham untuk perangi Dollar AS

 

the Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS atau yang sekarang di kenal dengan sebutan Daulatul Khilafah islamiyyah telah mengumumkan peluncuran mata uang sendiri dalam bentuk Dinar Dirham , dan peluncuran mata uang tersebut di laksanakan di dalam wilayah kekuasaan ISIS itu sendiri dengan di tandai dengan di rilis dan di sebarkannya film atau video peluncuran tersebut dengan judul film “The Rise of The Khilafah, Return of Gold Dinar”

wajib untuk di ketahui bahwa mata uang Dinar Dirham tersebut di buat dari logam emas murni 21 karat , dan 1 Dinar Dirham mempunyai berat 4,25 gram atau setara dengan USD 139 atau 91 euro dengan hal itu menandakan bahwa mata uang Dinar Dirham tersebut menjadi mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah mata uang Dinar Dirham tersebut bisa di jadikan atau berlaku untuk transaksi jual beli di negara lain ? , di karenakan mata uang Dinar Dirham tersebut terbuat dari logam Emas murni , maka mata uang ISIS tersebut bisa berlaku untuk di negara lain karena emas atau perak atau tembaga memiliki nilai umun atau universal yang berlaku di seluruh dunia, meskipun bagi negara yang memerangi nya.

di dalam video yang di muat dalam media internasional Dailymail tersebut mata uang ISIS dinar dirham tersebut mulai di berlakukan dalam wilayah negara negara kekuasaannya tersebut. termasuk juga telah di lakukan sosialisasi kepada warga dan masyarakat dalam wilayah kekuasaannya.

ISIS berkeyakinan bahwa mata uang Dinar Dirham adalah mata uang sebagaimana di berlakukan di aman Rasulullah dan mata uang tersebutlah yang akan mampu untuk menghancurkan nilai mata uang Dollar Amerika yang menurutnya hanya berupa kertas dengan anka angka, sedang Dinar Dirham merupakan mata uang yang terbuat dari emas murni yang tak bisa di bandingkan dengan mata uang negara negara lainnya.

Bahkan untuk memajukan mata uang mereka , ISI bertekad untuk tidak menjual minyak bumi mereka terkecuali di bayar dengan Emas yang akan di produksi menjadi emas untuk di jadikan mata uang , dan hal tersebut di dukung oleh warga masyarakat dalam wilayah kekuasaannya.

“Kami sangat gembira, ini sebagaimana di zaman Nabi Muhammad saw.” Kata seorang warga di dalam video yang juga telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia tersebut.

Menarik untuk di baca :

    Leave a Reply