kronologi kejadian rubuhnya alat berat di Masjidil Haram Mekah

seperti di ketahui bersama bahwa pada hari Jum’at 11 September 2015 di masjidil haram terjadi tragedi jatuhnya alat berat atau Crane yang menewaskan sejumlah jemaaah haji termasuk jemaaah haji dari Indonesia.

uploads--1--2015--09--10288-jamaah-haji-tertimpa-crane-tewas-mencapai-65-orang-154-luka.jpg

berikut ini adalah konologi kejadian rubuhnya crane di Masjidil haram tersebut seperti yang di ceritakan oleh Suwandi Ahmad  salah satu jemaaah haji dari indonesia yang selamat dalam kejadian tersebut.

Terjatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekah, Jumat, 11 September 2015 waktu Arab Saudi mengundang duka yang mendalam.

“Pada sekitar jam 17.20 WAS hujan deras di Masjidil Haram dan sekitarnya. Tak lama kemudian ada crane yang patah,” tulisnya melalui pesan singkat kepada Dream.

Lalu patahan alat berat crane tersebut jatuh dan menimpa jemaaah yang sednag thawaf dan sholat di lantai dasar masjid , atau tepatnya di belakang makan Nabi Ibrahim.

“Puluhan jemaah tampak terluka, darah berceceran di mana-mana. Saya melihat jemaah ditandu petugas keluar masjid,” tulisnya.

Hingga sholat maghrib usai , hujan deras masih terus mengguyur dan menyebabkan banyak genangan di lantai dasar , tepatnya di lantai 1 dan lantai 2 masjid, saat itu juga Ratusan petugas membersihkan genangan air dan reruntuhan crane.”Jemaah kemudian dilarang mengambil foto lokasi kejadian,” tulisnya.

baca juga daftar nama korban jatuhnya crane di Madjidil Haram Makkah

kejadian hari ini di mekah