Presiden Jokowi tak di izinkan mengunjungi lokasi kejadian di Makkah

Presiden Jokowi tak di izinkan mengunjungi lokasi kejadian di Makkah

Menteri agama telah mengunjungi para korban dari rubuhnya alat berat crane yang jatuh di area Masjidil haram di Mekah , kunjungan itu di beberapa rumah sakit yang menampung jemaah haji dari indonesia , namun ia mengatakan bahwa semulanya Presiden Jokowi akan mengunjungi langsung area kejadian tersebut namun dari pihak pemerintah arab Saudi tidak mengijinkan mengingat kondisi area mataf sedang dalam proses sterilisasi akibat runtuhnya crane tersebut.

“Presiden mengutus saya untuk mengunjungi korban di rumah-rumah sakit,” katanya di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/9) usai mengunjungi tiga jamaah yang menjadi korban crane jatuh di RS An Nur. Demikian dikutip dari Antara.

“Namun pihak Arab Saudi tidak mengizinkan karena kondisi mataf sedang disterilkan akibat alat berat runtuh,” kata Menag.

seperti di ketahui bersama bahwa presiden mendarat di  bandara Internasional King Abdul Aziz , Jeddah pada pukul 18.00 Waktu Arab saudi , sebelum musibah terjadi.

Presiden pun Jokowi pun sempat merasakan kencangnya angin badai di Arab Saudi tersebut.

dan semua jemaah yang menjadi korban jatuhnya alat berat crane tersebut telah di berikan santunan bagi yang meninggal atau luka berat dan ringan sesuai dengan ketentuan pemerintah Indonesia.

“Pemerintah sangat berduka dengan musibah ini dan mengharapkan korban luka dan keluarga mereka memperbesar sabar,” ujar Menag.

“Kami juga bersyukur dan berterima kasih Pemerintah Arab Saudi segera melakukan pengobatan dengan tenaga medis profesional,” katanya.

Pada kesempatan itu Menag juga meminta Kepala Daker Mekkah, Arsyad Hidayat, membuat hotline khusus yang bisa diakses keluarga korban dengan mudah untuk mendapatkan informasi tentang keluarga mereka di Tanah Suci.