Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani

Detik Indonesia – Dear mom, Ibu yang bijak pasti menginginkan buah hatinya Pintar, tidak malas dan pemberani. Artikel tips keluarga kali ini membahas  Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani agar anak tidak takut gelap sehingga menjadikannya percaya diri saat tidur sendirian dimalam hari.

Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani

1. Belajar Mengatur Nafas

Ajari anak menghirup udara hidung dan mengeluarkan lewat mulut pola hitungan. Kegiatan itu merupakan strategi paling mudah untuk meredakan ketegangan. Mengatur pola pernafasan seperti itu dapat memulihkan asupan oksigen dalam darah. Anda dapat memberi contoh awal seperti meminta anak menarik nafas melalui hidung perlahan-lahan dalam hitungan. Ulangi beberapa kali sehingga anak lebih tenang.

Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani

2. Jangan Sekali-Kali Mengatakan Anak Penakut

Mengatakan anak penakut, meskipun tidak berulang-ulang, hanya akan menguatkan keyakinan dan kepercayaan bahwasanya mereka benar-benar penakut.

3. Awasi Apa Yang Mereka Tonton Atau Lihat

Mengawasi tontonan yang mereka lihat terutama anak yang masih kecil. Di layar televisi, biasanya tergambar tayangan yang tidak patut di lihat atau di tonton oleh mereka. Bahkan terkadang ada tayangan film atau kisah yang menakutkan atau mengerikan. Jika hal tersebut tidak di dampingi atau tidak di ganti akan meninggalkan kesan yang negatif yang mendalam dalam jiwa anak-anak.

4.anak–anak Belajar Dari Ibu Dan Bapak Bagaimana Menangani Ketakutan

Jika anak melihat ibu bapak atau siapa saja mendidik tenang, meski situasi menegangkan, begitu juga dengan anak akan belajar berlapang dada dalam menghadapi situasi.

5. Ajari Anak Berdoa Bila Takut

Berikan pengertian pada sianak bahwa berdoa dapat menghilangkan perasaan takut.

Dari Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani diatas menjadikan anak anda menjadi tidak takut gelap, kita ulas pembahasan selanjutnya.

Agar Anak tidak Takut Gelap

Anak–anak yang takut gelap lebih baik tidur di kamar dengan lampu terang atau pintu kamar di biarkan terbuka. Rasa takut dalam perasaan seorang anak itu wajar atau tidak berkait dengan umur dan perkembangan usia anak. Namun jika rasa takut itu berkepanjangan dan tak beralasan itu perlu diwaspadai.

Mengenai perasaan takut yang dialami balita itu masih wajar. Biasanya rasa takut yang dialami balita adalah jikalau dipisahkan dari ibunya. Balita juga takut pergi kekamar mandi sendiri, takut terhadap situasi atau lingkungan yang baru dikenal seperti sekolah baru. Meski emosi takut pada sesuatu adalah normal pada usia tertentu, ibu dan ayah yang bijak akan membimbing anak sejak kecil agar supaya pandai dalam menangani emosi tersebut. Yang penting untuk mengatasi perasaan takut kita harus mengubah sikap.

Jika anak ketakutan, jangan di marahi atau di takut- takuti. Sebaiknya ajari anak beberapa langkah untuk mengurangi rasa takut Bantu dia menenangkan perasaannya. Setiap anak kecil biasanya takutgelap. Kadang itu juga karena di takut-takuti orang dewasa yang mengasuhnya. Gelap itu, ada setan, katanya. Kalau nakal nanti dikunci digudang yang gelap. Itutakut yang bersifat mistis. Mungkin berfungsi mencegah anak untuk tidak nakal. Tetapi sebenarnya tidak baik.

Semoga pembahasan tentang Lima Cara Mendidik Anak menjadi Pemberani bisa menambah pengetahuan anda dalam mendidik buah hati anda.