Bahaya Ruang AC Bagi Bayi Orang Tua Wajib Tau

Setiap orang tua pastinya mengharapkan anak yang baru saja dlahirkan akan tumbuh kuat dan sehat baik fisik maupun otaknya. Untuk mewujudkan keinginannnya itu, setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik pada anaknya, mulai dari memberikan ASI kemudian diberikan makanan khusus bayi yang berkualita hingga beberapa bulan serta pemberian susu dan vitamin lainnya yang kesemuanya bertujuan agar sang buah hati akan tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Tak ketinggalan selain pemerian nutrisi terbaik orang tuapun berusaha memberikan kenyamanan bagi kulit bayi, seperti memakaikan popok atau pampers yang berkualitas pula, dan udara yang senantiasan sejuk, karena memng kita bertempat tinggal di tempat yang tropis jadi setiap saat bisa hangat bahkan panas.

Suhu ruang yang senantiasa hangat dan bahkan panas bisa netralisir dengan pemasangan kipas angin, namun para orang tua khawatir angin dari kipas angin yang mengenahi langsung pada bayi akan berbahaya san menjadikan sakit bagi sang anak, sehingga orang-orang tua sekarang lebih memilih memasangkan AC, dan sebenarnya ruang ber AC pun tidak cukup aman bagi seorang bayi, sayang nya paraorang tua masih banyak yang belum mengetahui hal ini.

Sebuah Studi di Universitas Otago di Selandia baru menghasilkan mpenemuan bahwa efek dari ruang ber AC bisa menyebabkan penyakit pneumonia, penyhakit ini biasanya di awali dengan gangguan pada paru-paru dan saluran pernapasan, demam dan batuk.

Pneumonia ini sendiri disebabkan karena udara di dalam kamar yang berAC cenderung tidak sehat karena sirkulasi udara tidak benar-benar baik sehingga banyak kotoran yang akhirnya hanya berputar-putar di dalam kamar dan dihirup oleh bayi sepanjang malam.

Selain penyakit barbahaya diatas ternyata ruangan ber AC juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya lainnya yang layaknya diderita oleh orang tua orang dewasa seperti asma dan hipotermia pada bayi.

Misalnyapun anda ingin memasang AC di ruang tidur anda yang bayi anda juga otomatis di ditu, makan hendaklah jangan menutup pintu kamar rapat, hal ini bertujuan agar sirkulasi udara di kamar tersebut terjamin kualitasnya.

Kapasitas AC pun hendknya diperhatikan, jangan terlalu dingin, usahakan cukup tidak berkeringat saja, tidak perlu sampai terasa dingin, agar kesehatan bayi tetap terjaga.