manfaat daun binahong untuk kesehatan dan kecantikan

Binahong (bahasa Latin: Bassela rubra linn, bahasa Inggris: Heartleaf maderavine madevine, bahasa Tionghoa: Deng san chi) adalah tanaman obat yang tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi dan mempunyai banyak khasiat dalam meyembuhkan berbagai macam penyakit ringan maupun berat. Tanaman ini sudah lama ada di Indonesia tetapi baru akhir-akhir ini saja menjadi alternatif bagi sebagian orang untuk dijadikan obat alami untuk menyembuhkan atau mengurangi beberapa penyakit ringan maupun berat.

Tanaman yang konon berasal dari Korea ini dikomsumsi oleh orang-orang Vietnam pada saat perang melawan Amerika Serikat pada tahun 1950 sampai 1970-an. Tanaman ini dikenal juga di kalangan masyarakat Cina dengan nama Dheng San Chi dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan, dll. Bagian daun dari tanaman inilah yang biasanya dijadikan sebagai obat alami selain dari batang dan umbinya.

di indonesia sendiri adanya daun binahong belum di ketahui dengan pasti di bawa oleh pedagang tiongkok atau korea , namun yang pasti daun ini sudah sejak laam di gunakan oleh nenek moyang sebagai tanaman obat.

Khasiat daun binahong

Berikut adalah beberapa khasiat dari tanaman ini:

  • Mempercepat pemulihan kesehatan setelah operasi, melahirkan, khitan, segala luka-luka dalam, radang usus.
  • Melancarkan dan menormalkan peredaran dan tekanan darah.
  • Mencegah stroke.
  • Mencegah tumor dan kanker.
  • Mencegah Rheumatik, flu tulang dan sakit persendian.
  • Menambah dan mengembalikan vitalitas daya tahan tubuh.
  • Wasir (ambeien)
  • Melancarkan buang air kecil, buang air besar.
  • Diabetes.
  • Sariawan berat.
  • Pusing-pusing.
  • Sakit perut.
  • Mimisan.
  • Gatal-gatal.
  • Penghangat badan.
  • Pegal pegal.
  • Kolestrol.
  • Maag dan asam urat.
  • Menghilangkan jerawat pada wajah dengan pemakaian seperti masker.

berikut ini adalah cara mengolah daun binahong sebagai tanaman obat

  1. Luka karena terjatuh : Ambil daun binahong 5 lembar ( Tergantung besar luka ) cuci dengan air bersih lalu kibas-kibaskan ( untuk membuang sisa air ) lalu tumbuk sampai halus ( Daun dimasukan kedalam pelastik transparan yg baru ) atau ditempat penumbuk obat tradisionil, lalu tempelkan pada luka agar tertutup seluruhnya lalu ditutup dengan perban ( agar tidak jatuh daunnya ). Rasanya memang perih tapi hanya sebentar.
  2. Luka dalam karena jatuh : 5 Lembar daun yang agak besar lalu cuci dengan air bersih dan dibilas dengan air matang lalu dimakan mentah-mentah 3 x sehari samapi sembauh ( Biasanya tergantung pada kondisi orang yang berbeda-beda) antara 5 – 14 hari.
  3. Luka koreng yang sudah lama atau menahun caranya sama dengan no 1.
  4. Gatal-gatal caranya sama dengan no.1 ,hanya saja jika lokasi gatal-gatal ada dibeberapa tempat atau melebar cukup dioleskan saja samapai semua permukaan yang gatal tertutupi, bisa tidak usah dibungkus ( ditutup ).
  5. Luka bakar melepuh ( Bedarah ) sama dengan no.1 , Baluri sesuluh luka dengan tumbukan binahong , boleh ditutup ataupun tidak.
  6. Setelah Operasi ( Pasca Bedah operasi ) dan setelah melahirkan ,sama dengan no.2

Jika memakan mentah tidak bisa dapat juga daunnya direbus , 15 Lembar daun direbus dengan 3 gelas air samapai tinggal 2 gelas. Mohon diperhatikan dalam merebus jangan menggunakan wajan atau panci yang terbuat dari aluminium, bisa menggunakan yang terbuat dari Stainless Steel atau yang terbaik yang terbuat dari tanah liat.