cara mengawetkan makanan secara alami dengan ampas tebu

Peneliti-peneliti muda Kampus Brawijaya buat karya pengawet makanan yang terbuat dari ampas tebu. Pengawet makanan ini dinamakan Bagasse Edible Coating. Pengawet ini bisa dipakai untuk sayuran, buah, serta daging.

“Sifatnya melapisi buah agar tak jalan oksidasi serta product yang dilapis lebih tahan lama, ” kata Rhezaldian Eka Darmawan, satu diantara pencipta pengawet ini, Selasa (12/4).

Product ini sudah diujicobakan pada buah apel. Dari hasil pengujian, apel utuh dengan kulit dapat bertahan sampai 75 hari. Tetapi bila dikupas, cuma dapat tahan sampai 5 hari.

“Bahan ini aman lantaran terbuat mempunyai bahan food grade. Jadi selekasnya dapat dikonsumsi serta tak perlu dicuci, ” tuturnya.

Rheza mengakui, inspirasi penemuan di inspirasi dari sistem pengiriman buah ekspor impor yang mengkonsumsi saat lama. Mengakibatkan, banyak buah yang busuk serta jadi kering hingga petani lokal banyak alami kerugian. Diluar itu, sekarang ini sebagian buah impor kulitnya dilapis oleh wax atau lilin yang mempunyai maksud menghalangi sistem pembusukan. Tetapi berdasar pada info Rheza, zat ini mempunyai kemungkinan hingga mesti dicuci lebih dahulu dikonsumsi.

Product ini yakni pengembangan alternatif dari beberapa product pengawet sama yang sudah diperkembang oleh timnya. Lebih dulu, Rheza serta kawan-kawannya sudah tingkatkan pengawet buah dari susu bekas serta polisakarida. Semasing product mempunyai keunggulan serta kekurangan semasing.

mengawetkan buah dan sayur dengan limbah tebu