Mobilio Jadi Taksi Honda Dimarahi Konsumen

19/01/2016 / Otomotif / Sukma Wati

Awal cerita ketika Honda Prospect Motor (HPM) menjual Honda Mobilio menjadi armada taksi di perusahaan Blue Bird. Akibatnya ada konsumen Honda yang marah dan menyatakan kekecewaanya, pasalnya hal ini menurunkan reputasi honda yang menurut konsumen yang memposisikan Mobil Honda sebaga kendaraan yang berkelas dan elegan.

Saat ditanyakan mengenai feedback dari konsumen setelah menjual Honda Mobilio kepada perusahaan taksi, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy menyebut, ada konsumen yang kecewa lantaran Honda Mobilio dijadikan taksi. Tidah sekedar kekecewaan tapi bahkan, Honda sempat menerima keluhan dari berbagai pihak.

Sebagaimana penjelasan Jonfis saat ditemui di markas HPM, Sunter, Jakarta, Selasa (19/1/2016), bahwa juga dimarah-marahi namun lagi-lagi dihadapkan pada pilihan sulit, pihaknya tidak bisa mencegah konsumen yang mau memberli mobil, meskipun dalam jumlah besar, sebab kalau sampai dilarang nanti dianggap monopoli oleh pemerintah, dan pihaknya juga tidak tahu kalau pada akhirnya mobil-mobil itu akan dijadikan taksi di Grab Taxi atau Uber.

Jonfis menyebutkan bahwa baik perusahaan ataupun perorangan sama-sama sebagai konsumen yang harus di layani apabila ingin mengadakan transaksi jual beli mobil. Hanya saja, pembeli dari perusahaan adalah partai besar yang memborong mobil Honda dalam jumlah banyak. Dan alasan perusahaan itu memilih honda mobilio tidak lain karena efisiensi, interior lapang, kelegaan, dan lain-lain sampai ke resale value-nya. Sampai akhirnya perusahaan memutuskan untuk membeli Mobilio. Dan pihak honda juga tidak bisa melarang pembeli itu. Kalaupun dilarang bisa saja perusahaan tersebut membeli di diler.

Jonfis menceritakan, pihak Blue Bird lah yang mengajukan penawaran penggunaan Mobilio untuk taksi. Berdasarkan hasil perbandingan dengan MPV lain, Blue Bird lebih memilih Mobilio.

Sebelum ini memang honda belum pernah menjual mobilnya kemudian dijadkan taksi di Indonesia ya baru kali ini. Hal ini dikarenakan sebelumnya taksi mengharuskan kapasitas penumpang 4 orang, seperti sedan. Akan tetapi harga sedan Honda sendiri belum dianggap terjangkau. Di negara lain pun, Honda sudah menjualnya ke perusahaan-perusahaan taksi, seperti di negara kaya seperti Inggris dan Singapura, disana Mobil Honda jenis sedan sudah dijadikan taksi. Sebagaimana yang di jelaskan oleh Jonfis.