Kronologi Bentrok Organisasi Kepemudaan di Medan 2 Menigggal 4 Luka-luka

Tak dapat dibendung lagi, kemarahan para pemuda ini sudah mencapai puncaknya, tak ayal bentrok kedua kubu pecah, Sabtu (30/1/2016) kemarin, perselisihan antara kubu Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) berakhir ricuh di Jalan Thamrin Simpang Jalan Asia, Medan. Bentrok antar kedua kubu yang sama-sama dari organisasi kepemudaan (OKP) ini menewaskan dua orang dari kubu IPK, informasi menyebutkan salah satu korban meninggal bernama Marga Hutabarat selaku Ketua Ranting IPK Kampung Durian.

Korban yang meninggal tersebut kemudian dlarikan ke Rumah Sakit Permata Bunda Medan dan disertai empat orang temannya yang juga menjadi korban luka-luka akibat bentrokan tersebut.

Salah seorang saksi mata menyebutkan, bahwa bentrokan itu terjadi begitu tiba-tiba, saat itu datang puluhan pemuda bahkan ratusan dengan menggunakan sepeda motor dan juda mobil, yang meyaritas mengenakan seragam IPK, langsung melakukan penyerangan membabi buta, dan membakar sebuah sepeda motor di depan kantor PP di Jalam Tamrin.

Karena merasa diserang pihak PP langsung membalas menyerang, bentrok hebatpun tak dapat di hindarkan, saling memukul dan saling melempar batupun terjadi, saat itu suasana betul-betul ricuh, warga sekitar ada yang malah melihat, namun banyak yang takut dan memilih di dalam rumah, akibat baku hantam dari kedua kelompok ini satu korban meninggal dan dua orang luka-luka.

Awal dari bentrok yang berujung ricuh ini, adalah pada saat iring-iringan anggota IPK yang melintas di Jalan Tamrin pada saat akan menghadiri acara pelantikan pengurus PAC IPK Kecamatan Medan Denai Periode 2016-2021 yang diselenggarakan di Jalan Pelajar Medan Denai. Pihak Kepolisian masih mlakukan penyelikan dari kasus ini. Tersebut sebagaimana di lansir oleh NEWS.

Akibat dari kejadian ini suasana di Kota Medan saat ini masih mencekam, dan hingga saat ini kota Medan masih berstatus Siaga 1.