WhatsApp Runner Up Facebook The Winner

WhatsApp atau sering kita singkat dengan WA baru-baru ini melalui blognya memberikan pengumuman yang bisa dibilang mengejutkan, yaitu pihaknya mengeklaim bahwa mereka telah menembus 1 miliar pengguna aplikasinya di seluruh dunia.

Setelah 2 tahun yang lalu sejak Facebook mengakusisinya dengan nilai US$19 miliar, wajar kalau WhatsApp terus mengalami perkembangan dan pertumbuhan, dan tak heran kalau sekarang WhatsApp menempati posisi terpopuler runner up setelah Facebook.

Bisa dibilang hampir sepuluh dari tujuh puluh orang di seluruh dunia dalam setiap bulannya menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi dengan orang-orang tersekat meraka, kekasih, teman, saudara dan anggota keluarga.

Yang agak aneh dari aplikasi ini adalah bahwa meskipun aplikasi yang dibangun oleh Silicon Valley yang notabene-nya berasal dari California, akan tetapi penduduk California justru kurang tertarik dengan aplikasi ini, atau dari kota asalnya WhatsApp justru malah kurang diminati, dan menjadi populer di negara-negara Eropa, Amerika Selatan dan negera-negara berkembang dari Afrika hingga India.

Yang agak menonjol dari aplikasi  ini adalah tersedianya fitur panggilan suara dengan menggunakan jaringan data, dengan fitur ini WhatsApp yang merupakan hasil cipta dari Jan Koum dan Brian Acton yang merupakan mantan insinyur Yahoo makin digandrungi para penikmatnya yang mayoritas dari kalangan muda diseluruh penjuru dunia.

Dapat dibilang model bisnin yang dilakukan pihak WhatsApp baru berkembang, meskipun berada di bawa naungan Facebook, namun WhatsApp masih terus mencari sumber dana yang lebih layak untuk dijadikan sember penghasilan bagi perusahaanya.

Satu langkah berani yang ditelmpuh pihak WhatsApp adalah sebagaimana yang kita tahu pada pekan lalu WhatsApp membebaskan biaya langganan yang ditunjukkan penggunanya sebesar US$1. Tujuan dari langkah ini WhatsApp inign berkomunikasi dengan pelanggannya untuk mendapatkan keuntungan melalui bisnis yang mereka jalankan dengan perantara aplikasinya ini.